Konsultan Food Safety
September 27, 2008 by admin
Filed under HSE Consultant
I. PENDAHULUAN.
Setiap saat kita mendengar terjadinya keracunan makanan sebagai akibat penanganan bahan makanan yang salah. Keracunan makanan atau yang dikenal dengan food poisoning, sering terjadi dan menimbulkan korban yang tidak sedikit. Disadari atau tidak, kejadian ini menimbulkan gangguan produktifitas kerja, dengan akibat timbulnya kerugian yang tak terbayangkan bagi perusahaan. Selain menimbulkan permasalahan kesehatan yang memakan biaya tidak sedikit, terhentinya produksi perusahaan baik karena sebagian pekerjanya sakit ataupun pekerja lain yang berhenti bekerja karena harus menolong korban, timbulnya permasalahan dari gugatan berkaitan dengan hukum dan menurunnya reputasi perusahaan, merupakan sumber kerugian lain bagi perusahaan. Untuk mencegah terjadinya hal seperti itu, maka sudah saatnya dilaksanakan usaha-usaha untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan bagi pelaksana penyaji/pengelola makanan (foodhandler) yang dalam hal ini berperan sebagai ujung tombak. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan akan penanganan makanan secara benar, dimulai dari penanganan bahan baku sampai kepada pengolahan dan penyajiannya. Dengan demikian akan terjadi perubahan perilaku (behaviour) kearah yang lebih higiene dan sehat. Disadari pula bahwa hal ini belum cukup. Komitmen pihak Manajemen perusahaan untuk mendukung program ini merupakan hal yang lebih penting lagi, dimana penyediaan infrastruktur yang memadai sehingga memungkinkan foodhandler bekerja dengan baik, serta menyadari pentingnya pelatihan seperti ini sebagai syarat utama dan akan sangat menunjang kearah tercapainya tujuan diatas. Tidak ketinggalan aspek medis dari foodhandler itu sendiri. Sesuai dengan peraturan-perundangan, pemantauan kesehatan dari para foodhandler harus dilaksanakan. Pemeriksaan kesehatan yang terarah sesuai dengan sifat pekerjaannya (“job-related”), diperlukan agar para penjamah makanan tersebut selalu dalam kondisi fit dan sehat, untuk mengolah makanan. Sehingga mampu menghasilkan makanan yang aman bagi pelanggan, bukannya malah menjadi sumber penularan penyakit.
Training Fire Safety
September 26, 2008 by admin
Filed under Fire Safety
Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai. Banyak faktor yang bisa mempercepat terjadinya bahaya api atau kebakaran bahkan ledakan, faktor-faktor tersebut kadang-kadang kurang diperhatikan oleh kebanyakan orang, padahal upaya pencegahan kebakaran lebih mudah dan lebih murah, dibandingkan upaya penanggulangannya. Karena itulah, dalam pelatihan ini upaya pencegahan kebakaran lebih diutamakan.
MANFAAT TRAINING FIRE SAFETY
• Peserta Training Fire Safety akan memahami pentingnya upaya pencegahan kebakaran melebihi upaya penanggulangannya
• Mengerti bagaimana kebakaran terjadi, penjalarannya, dan bagaimana cara pencegahan dan penanggulangannya
• Memberikan kesadaran tentang pentingnya meningkatkan perilaku keseharian dalam pencegahan kebakaran.
• Mengenal beberapa sarana dan prasarana peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
• Mengantisipasi dan mengurangi kerugian akibat kebakaran, dengan membentuk organisasi peran kebakaran.
Construction Safety Design and Management Course
September 26, 2008 by admin
Filed under Construction Safety
The construction safety and health professional must know both the risks involved in construction and those posed by the environment of the work site. That’s why they should to attend this construction safety course
Objectives of Construction Safety Course
• To create an awareness and understanding of the Construction Safety Design and Management.
• To provide you with the skills to do :
1. Eliminate hazards
2. Reduce risks when hazards cannot be eliminated
3. Provide warning devices
4. Develop and implement procedures and training
5. Engineering controls
Seminar Behaviour Based Safety
September 24, 2008 by admin
Filed under Behavior Safety, Seminar Health and Safety
Sejak diperkenalkan di awal tahun 1990, konsep Behavior Based Safety (BBS) semakin banyak diaplikasikan di berbagai perusahaan. Konsep ini berdasarkan penelitian yang menyimpulkan bahwa faktor dominan penyebab kecelakaan adalah unsur manusia. Karena itu pendekatan pencegahan kecelakaan harus menempatkan aspek manusia sebagai unsur sentral melalui pendekatan behavior safety.
TUJUAN SEMINAR BEHAVIOR BASED SAFETY
Seminar ini dimaksudkan untuk mememahi dan mengaplikasikan konsep BBS dalam perusahaan, manfaat serta strategi penerapannya.
MATERI SEMINAR BEHAVIOR BASED SAFETY
• Principles of behavioral safety
• Behavioral analysis
• Development of critical behavioral checklist
• Observation methodology
• Communication skills
• Coaching skills
Safety Diagnosis
September 24, 2008 by admin
Filed under HSE Consultant
Untuk mengurangi suatu kondisi ataupun aktifitas/tindakan membahayakan diperlukan suatu diagnosa yang kemudian dilanjutkan dengan perbaikan. Biasanya, keadaan membahayakan tersebut tidak tampak, karena setiap hari karyawan yang berada disekitarnya sudah terbiasa dengan keadaan yang sebetulnya membahayakan atau karyawan tidak tahu kalau dia berada dilingkungan yang membahayakan. Kalau kondisi tersebut selalu dibiarkan begitu saja tanpa ada perbaikan, maka kecelakaan dan kerugian bisa terjadi. Tinggal tunggu waktu.
Semua kondisi dan tindakan berbahaya harus dihilangkan secepatnya agar kemungkinan bahaya kecelakaan, kebakaran dan penyakit akibat kerja tidak selalu mengintai terus.
Untuk itulah diperlukan diagnosis Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang akan mendiagnosa semua keadaan dan tindakan membahayakan, dan memberikan saran-saran perbaikannya. Perbaikan harus dilakukan secepatnya, agar semua kemungkinan kecelakaan dan penyesalan sampai kematian tidak terjadi.
TUJUAN.
- Mendata dan memberikan informasi semua kondisi dan aktifitas membahayakan yang ada dilingkungan kerja untuk dicarikan alternatif jalan keluar penyelesaiannya.
- Mempermudah manajemen dalam memprioritaskan perbaikan demi untuk meminimalkan kerugian akibat kecelakaan dan mengoptimalkan keuntungan Perusahaan.
- Meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya tindak pencegahan kecelakaan.
Seminar Office Ergonomics
September 24, 2008 by admin
Filed under Office Ergonomics, Seminar Health and Safety
There are two kinds of hazards in the office; they are Ergonomics hazard and Safety hazard. Work-related musculoskeletal disorders (WMSD) are the most commonly occurring hazards in modern offices. These injuries result from poorly designed workstations, and inadequate job design.
Ergonomics deals with the compatibility between workers and their work. Poor ergonomic conditions exist when the “work” is incompatible with the workers’ bodies and their ability to continue working.
OBJECTIVES of OFFICE ERGONOMICS SEMINAR
The specific objectives of this Office Ergonomics Seminar were to enable you to:
• Develop an understanding of the basic elements of office ergonomics;
• Identify tasks that can potentially cause work-related musculoskeletal disorders (WMSD) and other injuries to the muscles and joints;
• Develop an ergonomics program and set goals for your workplace; and
• Focus on problem solving through employee and management involvement.
Training Medical Emergency Response Plan
September 24, 2008 by admin
Filed under Medical Emergency
Keberadaan program tanggap darurat medik (medical emergency response plan = MERP) merupakan bagian dari standar kesehatan minimum yang harus diterapkan karena Keberadaan program ini disetiap tempat kerja yang berisiko tinggi, merupakan keharusan dalam rangka mengantisipasi terjadinya gawat daruratan dibidang medis. Penanganan ini tidak hanya merupakan tanggung jawab pihak kesehatan, namun perlu ditangani secara terpadu dengan melibatkan semua departemen yang ada di perusahaan.
MANFAAT MEDICAL EMERGENCY COURSE
Selesai mengikuti medical emergency course ini, diharapkan peserta :
• Dapat memahami kebutuhan akan adanya program tanggap darurat medis.
• Mampu melakukan pendekatan melalui sistem yang terintegrasi serta koordinasi.
• Memahami peranan masing-masing dalam program tanggap darurat medis ini.
Seminar Protecting Workers in Health Care Facilities
September 24, 2008 by admin
Filed under Hospital Safety, Seminar Health and Safety
Health care facilities present workers with a myriad of potential health and safety hazards. Compared with the total civilian workforce, hospital workers have a greater percentage of suffering from sprains and strains, infectious and parasitic diseases, dermatitis, hepatitis, mental disorders, eye diseases, influenza, and toxic hepatitis. Although much of the information here was obtained from studies conducted in hospitals, it can also be applied to health care workers in other settings, including outpatient clinics, nursing homes, acute care centers, physicians’ and dentists’ office, blood banks, and private residences.
OBJECTIVES
The specific objectives of this course were enable you to :
o Understand factors that influence the health and safety in the health care facilities.
o Prevent the health care workers from accidents and Occupational Illness;
o Understand to implement Occupational Health Management Programme in the health care facilities;
o Understand how to avoid nosocomial infection (“hospital acquired infection”) in the health care facilities;
o Identify methods to decrease medical errors (patient safety);
o Promote education and training for health care workers to improve workplace health.
Training Chemical Control in Industry
September 24, 2008 by admin
Filed under Basic Safety, Chemical Safety
ILO – Chemicals have become a part of our life, sustaining many of our activities, preventing and controlling many diseases, increasing agricultural productivity. However one can not ignore that many of these chemicals may, especially if not properly used, endanger our health and poison our environment. It has been estimated that approximately one thousand new chemicals come onto the market every year, and about 100.000 chemical substances are used on a global scale.
These chemicals are usually found as mixtures in commercial products. One to two million such products or trade names exists in most industrialized countries. More substances and rising production mean more storage, transport, handling, use and disposal of chemicals. The whole lifecycle of a chemical should be considered when assessing its dangers and benefits.
The environment may be affected, chemicals may pollute the air we breathe, the water we drink, and the food we eat. They may have entered into forests and lakes, destroying wildlife and changing the ecosystems. Chemicals are not all of equal concern. The assessment of health risks of chemical substances is a continuous process where information of the chemical hazards is made available through a variety of sources. Remember: chemicals have power, and that is why they have become an important part of our life. Respect that power and handle them with care.
OBJECTIVES OF THIS SAFETY IN CHEMICAL TRAINING
This course will enable you to:
- Develop an understanding of recognition methods and control methods for Chemicals exposure
- Identify jobs that can potentially pose a risk of adverse of health to chemical exposure
- Plan workplace noise surveys and personal noise exposure measurements
- Understand chemical health risk assessment (CHRA) and identify needs for further action
- Develop and implement an effective for Controlling Workplace exposure
Training Safety Practices
September 24, 2008 by admin
Filed under Safety Practices
Kecelakaan adalah kejadian yang tidak diharapkan semua orang, karena kecelakaan dapat merugikan semua pihak yang terkait bahkan sampai Negara. Di Tempat Kerja, kecelakaan selalu menghantui karyawan terendah sampai pimpinan perusahaan, para pemegang saham dan pihak-pihak lain yang terkait. Banyak kecelakaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi, tetapi bisa terjadi dan sangat merugikan. Karena itu diperlukan pengetahuan untuk mencegahnya agar kerugian dapat dihindarkan. Semua kecelakaan yang pernah terjadi ada sebabnya, semua sebab bisa dicari dan diketahui, karena itu semua sebab kecelakaan dapat dihindari sehingga semua kecelakaan bisa ditiadakan, sampai tercapai bebas kecelakaan. Salah satu cara mencegah Kecelakaan Kerja yaitu dengan menerapkan kaidah-kaidah Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja, yang harus dipatuhi oleh semua karyawan. Bagaimana caranya ? Ikuti pelatihan “Safety Practices” yang berupa training dikelas, dilanjutkan dengan diskusi dan studi kasus pencegahan kecelakaan. Diharapkan, dengan mengikuti pelatihan ini para peserta bisa mengembangkan ketrampilannya dan mau melakukan tindakan pencegahan kecelakaan ditempat kerjanya, sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan ditempat kerjanya masing-masing.
MANFAAT TRAINING SAFETY PRACTICES
• Meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya tindak pencegahan kecelakaan dan menggugahnya untuk mendorong karyawan dilingkungan kerjanya agar mau melakukan tindakan pencegahan kecelakaan.
• Meningkatkan pengetahuan peserta akan upaya pencegahan kecelakaan dilingkungan kerjanya.
• Meningkatkan moral Perusahaan dan karyawan serta mengurangi resiko kerugian bagi Perusahaan.





